Diposkan pada Tur Studi Sosial

Laskar Pelangi, Film Pembangkit Semangat Belajarku

Assalamualaikum, blogger???

"Menarilah...dan terus tertawa..., walau dunia tak seindah surgaApa kabarnya hari ini??? Semoga kabar baik selalu menghiasi hari-hari sobat blogger semua. Amin. Eits, iya kita dah lama ga bertemu. Kemana aja??? Lama gak menyambangi wordpress, ada kegiatan lain ya??? Iya, baru balek dari mudik. Tur mengucapkan dengan setulus hati MINAL AIDIN WAL FAIDZIN. Mohon Maaf Lahir dan Bathin atas segala perkataan yang tidak mengenakkan dan tingkah laku yang menyebalkan baik itu disengaja maupun tidak.

Tahu gak, saat Tur menulis postingan ini, Tur baru mengucurkan air mata yang begitu lumayan deras. Apalah sebab? Tur baru turun keluar dari Teater 1 menyaksikan film LASKAR PELANGI yang sangat luar biasa sekali yang membuat kita menangis bila hati tersentuh (anak yang sekolah di tempat — yang katakanlah hampir seperti kandang kambing, tapi masih bisa semangat belajar — sedang kita yang dibilang sudah lebih layak, masih bermalas-malasan dan belajar hanya kala mau ulangan/tentamen). Film ini juga mengajak kita agar tetap semangat belajar dengan kondisi apapun. Bahkan saat beberapa menit film ini baru diputar, tetesan air mata itu udah keluar dengan sendirinya. Bukanlah aku seorang cengeng, melainkan film ini sangat mengharukan penuh pesan moral dan pendidikan — agar kita selalu luruskan niat kita, belajar dan belajar, mengajar sepenuh hati, dan kebahagiaan itu tak hanya diukur oleh materi semata. Melainkan budi pekerti yang luhur harus tetap dijunjung.

Adalah Lintang, ia sangat antusias sekali mengayuh sepeda sejauh … km (bayangkan kalau itu kita …., plus dihadang buaya ) demi mencari ilmu. Walhasil, berkat ketekunannya, ia menjadi murid yang jenius. Alangkah malang nasibnya ketika sang ayah yang tengah melaut meninggal dan sejak saat itu ia harus menjadi tulang punggung buat adiknya. Sampai beberapa kemudian, sikap dia sangat dikagumi dan digetok-tularkan ke rekan-rekannya dan putrinya, yang mewarisi kecerdasannya. Dalam film ini menjelaskan kepada kita pentingnya memiliki impian yang kuat. Dan harus tetap berusaha meraih impian tersebut walaupun rintangan menghadang. Asal kita punya keyakinan yang kuat dan antusiasme yang tinggi pasti kita akan sampai pada tujuan yang kita citakan tersebut.

Oh, iya gimana pengalaman atau kesan-kesan sobat blogger semua setelah menyaksikan film ini? Pasti ada donk…, walaupun postingan ini out of date alias ketinggalan jaman (film diputar perdana 26 September 2008 tapi baru nonton Selasa, 14 Oktober 2008 pkl. 20.45 s/d 23.00 WIB tapi animo penonton masih penuh koq…, masih penuh…bahkan 2 diantara 5 studio memutar film ini dan penuh banget kursinya), tapi tak ada salahnya tinggalkan komentar di form yang telah disediakan. Mau log out dulu nih. Tulisan mau di update lagi nanti. Dah ngantuk…!!! Besok harus bangun pagi…

…………………………………………………..

Iklan

Penulis:

Arek Pacitan Asli; Suka Belajar; Suka Membaca; Suka Menulis; Jogging Tiap Selasa, Jumat dan Minggu; Elegan; Ramah; dan Bersahaja

25 tanggapan untuk “Laskar Pelangi, Film Pembangkit Semangat Belajarku

  1. ceritanya emang baguuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssssssss banget bisa bikin orang nangis and bisa bersyukur dengan apa yang udah diberikan oleh SANG MAHA PENCIPTA untuk kita semua

    Suka

  2. Dalam film LASKAR PELANGI dengan setting suasana 1970-an ini diceritakan bagaimana mempertahankan pendidikan dengan jumlah anak didik yang minim bahkan terancam ditutup. Ketegangan dialami Muslimah yang diperankan Cut Mini dan Pak Harfan dilakoni Ikranagara.

    Suka

  3. Ketika hari pertama pembukaan kelas baru SD Muhammdiyah Gantong, Belitong, hanya memiliki sembilan murid. Padahal ketentuan syarat menuliskan jika murid tidak mencapai 10 orang maka sekolah ditutup. Rupanya dewi fortuna masih memihak. Sekolah pun tak jadi ditutup karena ada anak istimewa datang. Kemudian kesepuluh murid itu dinamakan Laskar Pelangi oleh Muslimah.

    Suka

  4. Selama 5 tahun itulah Bu Muslimah dan Pak Harfan dengan sepuluh muridnya yang mempunyai keunikan serta keistimewaan masing-masing terus berjuang agar bisa bersekolah. Di tengah tantangan berat disertai tekanan untuk menyerah,, muncul Ikal (Zulfanny), Lintang (Ferdian) dan Mahar (Veris Yamarno) yang membawa sekaligus pendorong semangat bagi teman lainnya.

    Suka

  5. FILM Laskar Pelangi mendapat sambutan hangat. Terhitung dalam waktu dua pekan, film yang disutradarai Riri Riza menyedot perhatian sekitar 1,5 juta penonton. Kesuksesan film ini ikut mengangkat pemeran-pemeran yang bermain. Khususnya sebelas bocah cilik asal Bangka Belitong.

    Mereka adalah Suhendri, berperan sebagai A Kiong; Levina sebagai A Ling, dan Marcella (Flo). Mereka ditemani Febriansyah (Borek), Zulpani Fasa (Ikal), Ferdian (Lintang), Yogi Nugraha (Kucai), Verrys Yamarno (Mahar), Dewi Ratih Ayu (Sahara), M. Syukur (Syahdan), dan Suhardi Syah (Trapatani).

    Pamor sebelas bocah itu bisa disejajarkan dengan artis sekarang. Namun mereka tetap merendah. Suhendri Cs menampik disebut sebagai artis. Seiring dengan kesuksesan ini, terbuka peluang bagi mereka berkarier di Jakarta. Tapi tetap saja kesebelas bocah itu sepakat pulang kampung. Mereka lebih suka tinggal di kampung halaman. “Pantainya indah,” ucap Ferdian.

    Suka

  6. Download Lirik Lagu Laskar Pelangi yang dinyanyikan oleh Giring Nidji menduduki top up i-radio dan runner up pekan ketiga TOP UP 18 xl rbt 1818

    cARANYA : ketik SUB lalu kirim ke 1818 (inget!!! bagi yang belum aktivasi /langganan RBT harus aktivasi dulu biar biaya bulan pertama gratis. Kalau langsung ketik kode lagu, selain terpotong biaya download lagu, juga akan dikenakan biaya bulanan Rp 6050,-)

    lalu ketik 10114050 lalu kirim ke 1818 akan terpotong pulsa Rp 7.700,-

    mimpi adalah kunci
    untuk kita menaklukkan dunia
    berlarilah tanpa lelah
    sampai engkau meraihnya

    laskar pelangi takkan terikat waktu
    bebaskan mimpimu di angkasa
    warna bintang di jiwa

    reff:
    menarilah dan terus tertawa
    walau dunia tak seindah surga
    bersyukurlah pada Yang Kuasa
    cinta kita di dunia selamanya

    cinta kepada hidup
    memberikan senyuman abadi
    walau hidup kadang tak adil
    tapi cinta lengkapi kita

    laskar pelangi takkan terikat waktu
    jangan berhenti mewarnai
    jutaan mimpi di bumi

    repeat reff [2x]

    laskar pelangi takkan terikat waktu

    Suka

  7. menangis …..
    merasakan betapa pendidikan di negara kita telah terabaikan, betapa banyak anak-anak pintar seperti lintang yang karena tak punya kesempatan harus membuang mimpi-mimpinya.
    malu …..
    sebagai guru merasa belum banyak memberi sebanyak-benyaknya dan masih banyak menerima

    Suka

  8. Jika ada film Indonesia yang paling ditunggu tahun ini, itu pasti Laskar Pelangi garapan sutradara Riri Riza. Dengan publikasi gencar seputar pembuatan film itu sejak awal tahun, orang dibuat penasaran, seperti apa film hasil adaptasi novel laris itu.

    Suka

  9. SALUUUUUTTT BUAT MAS RIRI MA MBA MIRA..

    KREATIF BNGT SICH,,,,,

    Ini film pertma indonesia yang mnginspirasi sya untuk berbuat lebih bxk lg….hehe

    bersyukur,,,,itu kta-kata yg bs sy petik dri film ini…

    buat mas andrea…kpn nich dtng di Universitas Hasanuddin MKS?? klo mau dtng…kirim email dlu yah ke sy..heheh

    thanks……

    Suka

  10. @ #17 mamas86

    wah…jangan sedih gitu…

    sayang sekali belum sempet nonton.

    tenang aja!!!

    Ada gilirannya nanti nonton.

    Yang penting kan udah baca novelnya.

    Tak kalah penting, hikmah dari film dan novel Laskar pelangi yang memberikan energi baru dan kekuatan positif dalam diri kita.

    ayo tetap semangat!!!

    Sukses buat Anda semua.

    Terimakasih telah mengunjungi weblog STUDI TUR yang sangat sederhana ini.

    Ayo, jangan sungkan kasih komentar

    Suka

  11. Bagi saya ga bagus tuh film laskar pelangi. saya kira teman-teman yang menulis dengan penuh kekaguman, tiada lain dari ekspresi sesaat dan artifisial terhadap film itu di tengah absennya film-film senada dengan itu.

    bagi saya mulai dari ide cerita, latar film, maupun penokohannya biasa saja, tiada yang istimewa. Lebih bagus Tawa Sutra XL yang jelas setiap angle ceritanya, tidak kering humor, dan juga alur serta penokohannya kuat.

    saya kira perlu membaca lagi secara lebih serius lah yang menontonya dan memujinya secara berlebihan.

    Suka

    1. ah yooe, jangan gitu lah. itu pilm dari tempat kelahiren gue. jadi coba laah sukai yang memang membawa pelajaran labih jelas. jangan suka tawa mulu. ox

      Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s